Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Thursday, 8 July 2010

Sepotong Roti Penebus Dosa

Abu Burdah bin Musa Al-asy'ari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: '' Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti.''
Dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada Allah. Ibadah yang di lakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun. Tempat ibadanya tidak pernah di tinggalkannya, kecuali pada hari-hari yang telah dia tentukan. Akan tetapi pada suatu hari, dia di goda oleh seorang wanita sehingga dia pun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa selama tujuh hari sebagaimana perkara yang di lakukan oleh pasangan suami-isteri. Setelah ia sadar, maka ia lalu bertaubat, sedangkan tempat ibadahnya itu ditinggalkannya, kemudian ia melangkahkan kakinya pergi mengembara sambil disertai dengan mengerjakan shalat dan bersujud.

Akhirnya dalam pengembaraannya itu ia sampai ke sebuah pondok yang didalamnya sudah terdapat dua belas orang fakir miskin, sedangkan lelaki itu juga bermaksud untuk menumpang bermalam di sana, karena sudah sangat letih dari sebuah perjalanan yang sangat jauh, sehingga akhirnya dia tertidur bersama dengan lelaki fakir miskin dalam pondok itu. rupanya di samping kedai tersebut hidup seorang pendita yang ada setiap malamnya selalu mengirimkan beberapa buku roti kepada fakir miskin yang menginap di pondok itu dengan masing-masingnya mendapat sebuku roti.

Pada waktu yang lain, datang pula orang lain yang membagi-bagikan roti kepada setiap fakir miskin yang berada di pondok tersebut, begitu juga dengan lelaki yang sedang bertaubat kepada Allah itu juga mendapat bagian, karena di sangka sebagai orang miskin. rupanya salah seorang di antara orang miskin itu tidak dapat bagian dari orang yang membagikan roti tersebut, sehingga kepada orang yang membagikan roti itu berkata: '' mengapa kamu tidak memberikan roti itu kepadaku.'' Orang yang membagikan roti itu menjawab:'' Kamu dapat melihat sendiri, roti yang aku bagikan semuanya telah habis, dan aku tidak membagikan kepada mereka lebih dari satu buku roti.'' Mendengar ungkapan dari orang yang membagikan roti tersebut, maka lelaki yang sedang bertaubat itu lalu mengambil roti yang telah di berikan kepadanya dan memberikannya kepada orang yang tidak mendapatkan bagian tadi. Sedangkan keesokan harinya, orang yang bertaubat itu meninggal dunia.

Dihadapan Allah, maka di timbanglah amal ibadah yang pernah di lakukan oleh orang yang bertaubat itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun dengan dosa yang di lakukannya selama tujuh malam. Ternyata hasil dari timbangan tersebut, amal ibadah yang di lakukan selama tujuh puluh tahun itu di kalahkan oleh kemaksiatan yang di lakukannya selama tujuh malam. Akan tetapi ketika dosa yang dilakukannya selama tujuh malam itu di timbang dengan sebuku roti yang pernah diberikannya kepada fakir miskin yang sangat memerlukannya, ternyata amal sebuku roti tersebut dapat mengalahkan perbuatan dosanya selama tujuh malam itu. kepada anaknya Abu Musa berkata:'' Wahai anakku, ingatlah olehmu akan orang yang memiliki sebuku roti itu!''

http://www.facebook.com/notes/salam-sahabat/sepotong-roti-penebus-dosa/132731536760015

No comments:

Post a Comment