Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Friday, 7 May 2010

Menjerumuskan keluarga

Apa yang akan terjadi bila orang hanya memiliki kepercayaan, bukan iman?




"DI dalam Al-Quran Surat Al-Tahrim ayat 6 diabadikan firman Allah Swt yang berbunyi, 'Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan batu. Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan senantiasa mengerjakan apa-apa yang diperintahkan.'

Setelah sekian abad ayat tersebut diturunkan, mengapa terkesan masih banyak, bila tidak mau dikatakan kian banyak saja orang tidak menyadari bahaya api neraka yang mengancam diri dan keluarga mereka. Bila dikatakan mereka tidak percaya kepada firman Allah, mereka akan membantah. Mereka bahkan bersedia berkelahi untuk menunjukkan ketidakbenaran itu.

Padahal salah satu cara menyelamatkan diri dan keluarga dari ancaman neraka, menurut saya, antara lain adalah menciptakan perdamaian di antara sesama manusia. Tidak mudah terbakar emosi untuk marah, apalagi berkelahi. Benar kan begitu, Tuan?" tanya salah seorang murid, pagi ketika dalam membuka majelis taklimnya Abu Qubaisy menyilakan muridnya mengajukan topik yang mereka inginkan dibahas bersama.

"Betul sekali. Bahkan itu bukan hanya sebuah kesan, melainkan kenyataan. Tapi bukan berarti sekarang banyak orang yang tidak percaya kepada Allah Swt dan firman-firman-Nya. Hanya saja kepercayaan itu tidak merasuk ke dalam jantung hati. Sesungguhnya memang ada perbedaan antara percaya dan iman. Iman adalah percaya yang disertai keyakinan. Itulah sebabnya iman didefinisikan dengan kata 'diucapkan dengan lidah, ditanamkan di dalam hati, dan diwujudkan dengan perbuatan.'

Belumlah disebut iman bila ketiga persyaratan itu belum terpadukan," kata sang mahaguru mantap dan mengundang anggukan para muridnya.

"Apa yang akan terjadi bila orang hanya memiliki kepercayaan, bukan iman?" tanya murid lain, amat serius.

"Akan menjerumuskan diri dan keluarganya ke dalam neraka. Orang seperti itu masih berkata bahwa dia percaya rezekinya di tangan Tuhan, tapi dia akan mencari rezeki dengan cara yang tidak dihalalkan Allah. Dia tidak keberatan mencuri, korupsi, menggelapkan hak, dan macam-macam cara yang diharamkan. Hasilnya disimpan untuk diwariskan kepada anak cucunya. Dengan demikian sesungguhnya orang itu telah menjerumuskan diri dan keluarganya ke dalam neraka. Karena mustahil rezeki dari Allah datang lewat cara yang haram," kata Abu Qubaisy di akhir tuturnya.*

Sumber: www.harianterbit.com

Sumber: http://www.facebook.com/notes/al-ukhuwah-wal-ishlah/menjerumuskan-keluarga/116898531677709

No comments:

Post a Comment