Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Friday, 7 May 2010

ZUHUD dan QANAAH

Hiduplah dengan penuh Kesan


Saya berpesan kepada diri saya sendiri dan dan mengajak sama saudara-saudara yang dikasihi sekalian agar bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa. Hanya dengan yang demikian mudah-mudahan kita dapat pastikan untuk kita apabila diambil kembali oleh Allah, kita berada di dalam Islam, agama yang diridhai-Nya.

Dalam kehidupan dunia yang sementara ini, kita mesti menggunakan masa kehidupan kita yang singkat ini dengan berkesan, janganlah kita mudah lalai dengan kehidupan dunia, baik dari segi harta, pangkat dan juga keturunan. Karena jika kita lalai dan terlena dengan kehidupan di dunia ini, maka kita akan tergolong di kalangan orang yang rugi di hari akhirat, bahkan akan di berikan azab yang pedih pada hari tersebut.



Firman Allah :
Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata) permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasan (yang mengurang), juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah-megah di antara kamu (dengan kelebihan, kekuatan, dan bangsa keturunan) serta berlomba-lomba membanyakkan harta benda dan anak keturunan; (semuanya itu terhadap waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke suatu masa yang tertentu), selepas itu engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur berantakan; dan (hendaklah diketahui lagi, bahwa) di akhirat ada azab yang berat (di sediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia itu), dan (ada pula) keampunan besar serta keridhaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahwa) kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya.
(Surah Al-Hadid : 20)

Antara sifat yang perlu ada dalam diri manusia dalam menjalani kehidupan di dunia ialah sifat Zuhud dan Qanaah.

Ramai dari kalangan kita umat Islam yang mempunyai tanggapan yang salah terhadap sifat Zuhud, kebanyakan dari kita berpendapat bahawa yang di namakan zuhud ialah dengan menyiksa diri sendiri, makan dan minum harus di kurangi nya, begitu juga dengan tidur dan istirahat, setiap malam mestilah perlu di isi dengan ibadah semata – mata, pakaian cukup yang jelek atau buruk, rambut di biarkan kusut masai, mandi pun harus jarang-jarang, tidak perlu bekerja keras, bertasbih sepanjang hari dan malam, begitu juga dengan solat perlu di lakukan sepanjang hari dan malam.

1. Zuhud.

Pengertian zuhud sebenar nya bukan lah seperti yang saya sebutkan sebentar tadi, lalu apakah yang di namakan zuhud? Pengertian Zuhud yang sebenar nya ialah meninggalkan ketamakan dalam urusan keduniaan sehingga lupa ketaatan kepada Allah, serta lengah untuk mencari bekal hidup di akhirat nanti, inilah pengertian bagi zuhud di dunia.

Maka siapa yang mempunyai sifat zuhud ini, pasti dia akan di cintai oleh Allah dan seluruh manusia. Sabda Rasulullah s.a.w : Berlaku zuhud lah di dunia, pasti di cintai oleh Allah dan berlaku zuhud lah terhadap milik orang lain, pasti di cintai oleh sesama manusia.

Selain itu, hendaklah jangan timbul perasaan ingin memiliki sesuatu yang bukan kepunyaan diri kita, sehingga timbul hasrat ingin merebut atau merampas barang yang bukan hak kita. Inilah yang di ertikan sebagai zuhud dengan apa yang ada pada manusia, kalau ini kita jadikan sebagai pegangan hidup kita, pasti tidak akan ada orang yang membenci pada diri kita dan kita akan di cintai oleh manusia yang lain.

Demikian lah zuhud dalam Islam, jika selain dari ini, maka ia bukan lah dari ajaran Islam, tetapi hanyalah ciptaan, atau di jiplak dari agama lain. Lihat lah sejarah Rasulullah s.a..w, beliau lah sezuhud-zuhud manusia di dunia ini, tetapi beliau bersabda : ‘ Badan mu itu wajib kamu penuhi hak nya .’

Artinya dalam beliau menjalankan tanggunggungjawab nya beribadah kepada Allah, baginda juga adalah seorang manusia, mengamalkan apa yang biasa di lakukan oleh manusia, beliau juga makan dan juga minum, beliau juga tidur, kawin, beristirehat, bersenda gurau, berkumpul dengan keluarganya dan lain-lain lagi.

Pernah di riwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam suatu hadis, Rasulullah s.a.w. pernah bersabda kepada sahabat nya :

“ Demi Allah, sesungguh nya aku ini adalah orang yang tertaqwa di antara kamu semua kepada Allah dan paling takut kepada Nya, tetapi aku juga berpuasa dan berbuka, aku juga bersembahyang ( malam ) tetapi juga tidur, juga aku kawin dengan para wanita. Maka barangsiapa yang enggan pada cara perjalanan ku, maka ia bukanlah termasuk dalam golongan ku. “

Maka jelas kepada kita, zuhud bukan lah bemaksud meninggalkan dunia secara total, cuma sekedar jangan keterlaluan dalam mengejar dunia sehingga melupakan akhirat.

2. sifat Qanaah.

Apakah itu sifat Qanaah ? Sifat Qanaah ialah merasa cukup dengan segala apa yang ada sebagaimana yang di kurniakan oleh Allah tetapi pada masa yang sama kita tetap juga berusaha.
Maka barangsiapa yang mempunyai sifat Qanaah ini, maka dia nescaya akan ridha segala apa yang telah di tentukan oleh Allah kepada nya. Antara ciri – ciri orang yang mempunyai sifat Qanaah ini ialah mereka mempunyai sifat tidak suka meminta – minta walaupun hidup dalam keadaan miskin dan serba kekurangan. Sebagaimana yang termaktub dalam Firman Allah :

Artinya :
Pemberian sedekah itu) ialah bagi orang-orang fakir miskin yang telah menentukan dirinya (dengan menjalankan khidmat atau berjuang) pada jalan Allah (membela Islam), yang tidak berupaya mengembara di muka bumi (untuk berniaga dan sebagainya); mereka itu disangka: orang kaya – oleh orang yang tidak mengetahui halnya, karena mereka menahan diri daripada meminta-minta. Engkau kenal mereka dengan (melihat) sifat-sifat dan keadaan masing-masing, mereka tidak meminta kepada orang ramai dengan mendesak-desak. Dan (ketahuilah), apa saja yang kamu belanjakan dari harta yang halal maka sesungguhnya Allah senantiasa Mengetahuinya.
(Surah Al-Baqarah : 273)

Maka kita perlu bertanya kepada diri kita sendiri, adakah kita termasuk di dalam golongan orang yang mempunyai sifat Qanaah atau tidak ? Begitu juga, kita juga perlu muhasabah diri kita, adakah kita termasuk di kalangan manusia yang mempunyai sifat zuhud ? Jika jawabannya tidak. Maka berusahalah ke arah sifat – sifat tersebut, agar diri kita termasuk di dalam golongan yang di ridhai oleh Allah taala.

Ketahuilah sesungguh nya di sisi agama Islam seseorang itu di nilai kekayaannya bukan lah dengan harta tetapi pada jiwanya. Sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. : Artinya :

"Bukannya yang di namakan kaya itu karena banyaknya harta, tetapi yang di namakan kaya – yang sebenarnya ialah kayanya hati." (Hadis Riwayat Imam Bukhari dan Muslim.)

Sumber: http://www.facebook.com/notes/asep-nedyana/zuhud-dan-qanaah/392187542434

No comments:

Post a Comment