"Barang siapa tdk menghadap kpd Allah ketika diberi kehalusan2 karunia-Nya. niscaya dia akan di belenggu dangan rantai2 ujian. barang siapa tdk mensyukuri segala nikmat, maka benar2 dia telah berbuat untuk hilangnya nikmat tsb. barang siapa yg mensyukuri nikmat , maka benar2 dia telah mengikat dg tali".
yang menyebabkan orang menghadap kepada Allah dg menjalankan berbagai ketaatan dan merendahkan diri kepada-Nya ada dua macam :
1. Datangnya nikmat, seperti sehat wal-fiat atau diberi rezki yg berlimpah/cukup. maka orang akan bersyukur kpd Allah atas nikmat2 yg diterimanya, dg menjalankan taat kepada-Nya.
2. Datagnya cobaan atau bencana, seperti bencana yg menimpa pd badan atau harta. maka orang akan kembali ingat kpd Allah serta memohon kepada-Nya agar bencana yg sedang menimpa dirinya cepat sirna.
yg demikian itu krn kehendak Allah kpd hamba-Nya agar mereka selalu ingat dan kembali kepada-Nya. meskipun kembalinya dg jalan terpaksa. misalnya orang yg jatuh sakit. pd mulanya waktu sehat dia lupa kpd Allah. tetapi krn sifat kasih-sayang-Nya, mk dia diingatkan dg datagnya berbagai cobaan, sep sakit. akhirya. dia yg pada waktu sehat lupa kepada-Nya terpaksa kembali ingat kepada-Nya sebab datangnya sakit.
begitulah Allah melimpahkan kasih sayang-Nya kepada sekalian hamba-Nya. sehingga sdh sepatutnyalah kalau manusia selalu bersyukur kpd-Nya. dg rasa syukur itu, berarti orang telah mengikat nikmat yg diberikan Allah agar jangan sampai terlepas dan hilang.
Firman Allah :
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambahkan (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), mk sesungguhnya siksa-Ku sangat pedih". (Ibrahim : 7)
syukur itu ada 3 macam :
1. Syukkur dg hati, yaitu mengerti bahwa segala nikmat itu semuanya dari Allah.
firman Allah :
"Dan apa saja nikmat yg ada pada kamu, maka dari Allahlah (datangnya)". (An-Nahal : 53)
2. Syukur dg lisan, yaitu memperbanyak pujian kpd-Nya dan selalu memperbaharui nikmat yg diterima.
firman Allah : "Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dg bersyukur)". Adh-dhuha : 11
3. Syukur dg semua anggota, yaitu semua anggota menjalankan amal-amal sholeh. semua anggota badan mulai dr ujung rambut hingga telapak kaki tdk digunakan untuk maksiat, tetpai untuk amal kebajikan.
firman Allah: "Bekerjalah hai keluarga daud untuk bersyukur (kpd Allah) As-Saba : 13).
Disebutkan dlm sebuah hadits bahwasannya Rasulallah saw. selalu bangun malam hingga kedua kakinya bengkak. maka beliau ditanya : "Wahai Rasulallah, adakah engkau berbuat seperti ini pada hal Allah sdh pasti mengampuni dosa2 yg telah lewat ataupun yg akan datang?". Beliau menjawab : "adakah aku ini bukan hamba yg banyak bersyukur".
Sumber: http://www.facebook.com/home.php?#!/?page=1&sk=messages&tid=1263825598070
No comments:
Post a Comment