Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Tuesday, 13 April 2010

Kisah Meninggalnya Seorang Nenek Tua Yang Rajin Membaca Al-Qur'an

By : alihozi

Dalam kitab tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka surat At-Tin beliau menceritakan proses meninggalnya (sakaratul maut) bibinya, Uaik Tuo Aisyah meninggal dalam usia 86 tahun. Sejak beberapa tahun sebelum meninggal beliau telah pekak tuli, sehingga tidak mendengar lagi apa yang kita bicarakan dekat beliau. Tetapi sejak masih gadisnya beliau menuruti ajaran ayahnya, Tuanku Syaikh Amrullah yaitu mewiridkan membaca Al-Qur'an sekhatam-khatam.

Dan kalau tidak ada kesempatan , ia membaca sura Yaa-Siin ,Al-Waqiah ,Al-kahfi, Al-mulk dan beberapa surat lain yang beliau hapal di luar kepala. Dan surat-surat itulah yang selalu beliau baca, maka meskipun sudah tua dan telinga sudah tuli, namun beliau tidak sampai pikun, Kerja beliau sehari-hari hanya membaca Al-Qur'an sehingga tulinya tidak jadi rintangan baginya. Setelah dia sakit akan meninggal, mulutnya masih berkomat-kamit membaca Al-Qur'an.

Dan beberapa jam lagi akan menutup mata masih sempat dg senyum dia berkata bahwa dia mendengarkan suara-suara indah merdu membaca al-qur'an. Lalu beliau suruh anak cucu yg mengelilingnya turut berdiam mendengarkan bacaan itu. Padahal bacaan itu tidak didengar oleh mereka. Dan beliaupun meninggal dalam senyum, barangkali dalam suasana mendengar suara merdu membaca Al-Qur'an itu.

Demikianlah kisah meninggalnya seorang nenek tua dalam keadaan husnul kahtimah (mati dalam keadaan islam), memang manusia tiada berkuasa untuk mematikan dirinya dalam agama Islam, akan tetapi Allah,SWT telah meluangkan baginya jalan untuk itu. Sekiranya ia inginkan yg demikian, maka hendaklah ia menjalankan perintah yg diwajibkan ke atas dirinya serta menurut petunjuk Allah Ta'ala.
Yg demikian itulah memilih mati di dalam Islam, mencintainya , berharap dan berazam untuk mencapainya.

Disamping itu hendaklah ia membenci mati di dalam kepercayaan selain kepercayaan Islam , dan hendaklah ia terus menerus berdo'a memohon dg merendahkan diri dan meminta dari Allah,Ta'ala agar dia mewafatkannya sebagai seorang muslim.

Wallahua'lam
Salam
Al-Faqir

alihozi
http://alihozi77.blogspot.com

No comments:

Post a Comment