Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Wednesday, 14 April 2010

ENAM JALAN MENUJU KESHALEHAN

Shaleh, satu kata yang menggambarkan sifat terpuji, didambakan oleh semua muslim. Tak mudah untuk meraih gelar shaleh.

Tak mudah pula untuk menjaganya hingga akhir hayat. Ibrahim bin Adham merangkum enam jalan menuju keshalehan.

Ketahuilah bahwa kamu tidak akan mencapai tingkatan orang shaleh sebelum kamu melalui enam jalan.

Tutuplah pintu kesenangan dan bukalah pintu kesungguhan.

Derajat shaleh tak dapat diraih tanpa usaha keras dan sungguh-sungguh.

Hidup yang hanya diisi dengan menikmati kesenangan semata akan semakin menjauhkan kita kepada Allah.

Tutuplah pintu kesombongan dan bukalah pintu kerendahan.

Selendang kesombongan hanyalah milik Allah, karena Ia Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

Kalau manusia sombong karena harta, seluruh harta di dunia ini hanyalah milik Allah. Kalau sombong karena ilmu, semua ilmu juga milik Allah.

Tak layak manusia untuk sombong dengan sesuatu yang dimiliki. Kepunyaan Allah adalah segala-galanya. Karenanya, bersikap rendah hati akan mengantarkan kita pada derejat shaleh.

Tutuplah pintu bersantai dan bukalah pintu perjuangan. Duduk santai, tanpa melakukan amal apapun, tak akan memberikan manfaat apa-apa.

Waktu, tenaga, kemampuan hanya akan terbuang sia-sia. Kita benar-benar harus berjuang untuk meraih derajat shaleh.

Tutuplah pintu tidur dan bukalah pintu bangun malam. Manusia memang memiliki kemampuan fisik yang terbatas.

Banyaknya hal yang harus dilakukan seringkali menguras tenaga. Tidur dan istirahat boleh-boleh saja, sekedar untuk melepas lelah, agar tubuh kembali segar dan siap untuk beraktifitas kembali.

Tapi, ingat! Kebanyakan tidur justru tak akan memberikan apa-apa. Waktu terbuang percuma.

Di antara nasihat Rasulullah, bangun malam untuk bersujud di hadapan Allah merupakan sarana istirahat fisik dan jiwa yang utama.

Tutuplah pintu khayalan dan bukalah pintu persiapan kematian.

Kematian adalah episode akhir kehidupan dunia dan gerbang awal alam akherat.

Dengan sering mengingat mati, kita akan trdorong untuk beramal lebih banyak, lebih baik. Karena kita tak tahu kapan tiba saatnya.

Sumber: http://www.facebook.com/?sk=messages&tid=1116334445365#!/?page=1&sk=messages&tid=1408035370090

No comments:

Post a Comment