Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Friday, 16 April 2010

Allah Maha Pencipta

Assalamu 'alaikum wr. wb.
nahmaduhu wanushalli ala rasulihil karim
ALLAH KHALIQ ( MAHA PENCIPTA )
Allah yang menciptakan . Semua planet dan bintang di ciptakan oleh Allah tanpa bantuan siapapun. Bagi Allah Swt. , menciptakan milyaran planet sama mudahnya dengan menciptakan sebutir pasir. Tidak ada susah baginya. Allah yang menciptakan tata surya, dan Allah pula yang mengaturnya.

Semua planet digerakkan oleh Alah Swt. pada porosnya masing –masing, dan tak ada satupun planet yang pernah tabrakan. Semua planet termasuk bumi bergerak pada porosnya tanpa mesin penggerak , bayangkan dengan kendaraan seperti mobil yang dibuat oleh manusia, yang tidak bisa bergerak kalau mesinnya tidak ada, atau mesinnya telah ada tapi bahan bakarnya telah habis. Akan tetapi, Allah Swt. membuat matahari yang besarnya ratusan kali dari bumi yang kita tempati, bergerak senantiasa istiqomah pada porosnya tanpa mesin dan bahan bakar dari jaman dahulu sampai sekarang.

Allah Swt. yang menciptakan matahari dan Dia pula yang mengatur jaraknya dari bumi. Jika Matahari jaraknya bergeser sedikit saja mendekati atau menjauhi bumi, maka bumi akan terbakar atau membeku. Allah Swt. yang menciptakan bulan, yang jika sedikit saja ia keluar dari garis edarnya, maka air laut akan pasang atau surut sampai hari kiamat.

Allah Swt. menciptakan sinar matahari. Matahari tidak bisa mengeluarkan sinar tanpa idzin Allah. Allah Swt kuasa, untuk menerangi suatu tempat tidak bergantung pada matahari, contohnya di dalam surga. Di surga tak ada matahari dan api, tapi keadaan di dalam surga selalu terang benderang, tak pernah gelap sekejap pun. Allah swt. mampu menerangi surga tanpa matahari, cahaya di dalam surga berasal dari cahaya wajah para ahli surga ! Allahu akbar !

Allah swt. dalam menciptakan matahari, bumi, bintang – bintang, dan planet-planet tidak memerlukan bahan baku terlebih dahulu. Beda dengan manusia, jika ingin membuat sesuatu, seperti mobil, computer, pesawat, ataupun benda – benda yang tidak memerlukan teknologi canggih seperti bata, genteng, dan sebagainya, maka manusia memerlukan bantuan alat, cetakan, pabrik besi, pabrik mesin, pabrik minyak, dan berjuta-juta karyawan yang memiliki berbagai dispilin ilmu dilibatkan. Tetapi Allah swt. dalam menciptakan makhluk_Nya mulai yang terkecil yang tak bisa dilihat oleh mata telanjang seperti virus, sampai makhluk yang paling besar , yang tak dapat diukur oleh alat apapun seperti galaksi bima sakti, yang terdiri dari dari milyaran planet, tidak memerlukan cetakan, bahan baku, gambar sketsa, atau alat apapun. Cukup dengan berfirman kun (jadilah) faya kun (maka jadilah ) !

Kita lihat telur ayam yang berbentuk lonjong tanpa memerlukan cetakan, bahkan makhluk yang tadinya mati, bisa keluar dari dalam telur itu padahal telur itu tak berpintu. Anak ayam itu berbulu, punya cakar, paruh, dan bisa bersuara, padahal tadinya berbentuk bulat.
Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan yang mengeluarkan mati dari yang hidup. (yang memiliki sifat-sifat) demikian Dialah Allah, maka mengapa kamu akan berpaling. (Qs. Al An’am : 95)

taken from mudzakarah iman dan amal shaleh - pustaka ramadhan

Sumber: http://www.facebook.com/home.php?sk=updates#!/?page=1&sk=messages&tid=1115369461252

2 comments:

  1. salamun alaikum

    anda menuliskan:
    (1)Semua planet dan bintang di ciptakan oleh Allah tanpa bantuan siapapun.
    (2) Cukup dengan berfirman kun (jadilah) faya kun (maka jadilah ) !

    saya membaca dari surat an nahl ayat 40

    40. Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia.

    pertanyaan saya:
    sesuai dengan yang anda tuliskan,
    (1) Kalimatullah (misalnya "kun") itu makhluk apa bukan?
    (2) demikian pula Allah mempunyai kehendak, apakah Allah menciptakan kehendak itu?
    (3) apakah Allah bisa ada (hidup) tanpa kehendak?

    terimakasih.
    wassalam.

    ReplyDelete
  2. Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokaatuh

    1) Kalimatullah = kalamullah bukan makhluk!!

    *Firman Allah

    “Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, Maka (cukuplah) dia hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!”, lalu jadilah ia”. (QS. Al-Baqoroh: 117).

    Allah menjelaskan bahwa jika Dia menghendaki sesuatu, dan telah memutuskan (penciptaan)nya, maka Dia hanya berfirman, “Jadilah”, lalu jadilah hal itu. Jadi, Allah menciptakannya dengan firman-Nya. Ayat ini membedakan antara firman-Nya yang merupakan sifat-Nya dan antara makhluk-Nya yang tercipta dengan perintah, dan ucapan-Nya. [Lihat Al-Ushul allati Banaa alaiha Ahlul Hadits Manhajahum fid Da'wah ilallah (hal. 214), cet. Dar Adh-Dhiya']

    * Dalil dari Sunnah Nabawiyyah

    Abdullah bin Umar -radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

    أَوَّلُ مَا خَلَقَ اللهٌ تَعَالَى الْقَلَمُ, فَأَخَذَهُ بِيَمِيْنِهِ وَكِلْتَا يَدَيْهِ يَمِيْنٌ, قَالَ: فَكَتَبَ الدُّنْيَا وَمَا يَكُوْنُ فِيْهَا مِنْ عَمَلٍ مَعْمُوْلٍ: بِرٍ أَوْ فُجُوْرِ, رَطْبٍ أَوْ يَابِسٍ

    “Makhluk yang paling pertama Allah -Ta’ala- ciptakan adalah al-qolam (pena). Kemudian Allah mengambilnya dengan tangan kanan-Nya. Sedang kedua tangan-Nya adalah kanan. Lalu Allah menetapkan adanya dunia, dan segala sesuatu yang terdapat di dalamnya berupa amalan baik yang dikerjakan, maupun amalan jelek; yang basah, maupun kering”. [HR. Ibnu Abi Ashim dalam As-Sunnah (106), dan Al-Ajurriy dalam Asy-Syari'ah (hal. 180). Hadits ini di-hasan-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Zhilal Al-Jannah (1/42)

    Hadits ini menunjukkan bahwa Al-Qolam (pena) adalah makhluk pertama yang Allah ciptakan, sedang kalamullah (ucapan Allah) telah ada sebelum Al-Qolam. Bahkan Al-Qolam tercipta dengan kalamullah. Maka ini menunjukkan bahwa kalamullah adalah sifat Allah, bukan makhluk ciptaan-Nya.

    2)Apakah Allah menciptakan kehendak?

    Allah Maha Berkehendak, itu adalah salah satu sifat wajib Allah. Sifat itu menyertai zat yang disifatinya.

    3)Tanpa kehendak siapa? Kehendak Allah? Kenapa anda berfikir jauh sekali, itu adalah urusan Allah.

    Dialah yang Awal dan yang Akhir, yang Zhahir dan yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al-Hadîd: 3)

    Allah Maha Kuasa. Allah Maha Segalanya. Allah tidak diciptakan, dan tidak dihidupkan oleh sesuatu. Karena Dialah yang Maha Menciptakan dan Menghendaki segala sesuatu.

    ReplyDelete