Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Tuesday, 20 April 2010

Aliran-Aliran Atau Golongan-Golongan Ahli Tasawwuf

Di dalam kitab “Sirrul-Asrar”, karangan “Syeikh Abdul Qadir Jailani” di jelaskan, bahwa ahli tasawwuf ada 12 golongan :
1. Golongan pertama “Sunniyyun”. Mereka adalah orang yang kata dan perbuatannya sesuai dengan syari’at dan tareqat secara menyeluruh. Mereka adalah “Ahli Sunnah Waljama’ah”. Sebagian masuk surge tanpa hisab dan tanpa siksa sama sekali. Sebagian masuk surga dengan hisab yang ringan dan sedikit mendapat siksa, masuk neraka jahannam, dikeluarkan lalu masuk surga. Mereka tidak abadi di dalam neraka seperti abadinya orang kafir dan orang munafik. Yang sebelas golongan lainnya adalah termasuk ahli bid’ah.
2. Golongan “Halawiyyah”. Mereka berpandangan bahwa melihat tubuh wanita cantik dan laki-laki yang tampan itu halal. Mereka berpendapat bahwa menari, memeluk dan mencium adalah mubah (dibolehkan) oleh agama. Golongan ini jelas kufur.
3. Golongan “Haliyyah”. Mereka berpandangan dan beranggapan bahwa menari dan bertepuk tangan adalah halal. Syeikhnya disebut “Haalah”, artinya artinya orang yang sudah tidak diatur oleh syara’. Dan ini adalah suatu bid’ah yang tidak ada dalam sunnah Rasulallah Saw.
4. Golongan “Auli-iyyah”. Adalah mereka yang beranggapan bahwa, seseorang hamba jika sudah sampai peringkat kewalian maka jatuhlah darinya (gugur) tuntutan-tuntutan syara’. Dan mereka beranggapan bahwa wali lebih unggul dari Nabi karena ilmu Nabi dari perantaraan malaikat Jibril, sedangkan ilmu wali tanpa perantaraan. Inipun ta’wil yang salah. Mereka rusak karena beritikat seperti itu dan termasuk kepada kekufuran.
5. Golongan “Samraniyyah”. Adalah mereka beranggapan kebersamaan itu sifatnya Qadim, sehingga mereka menggugurkan tuntutan “amar” (suruhan) dan “Nahi” (larangan). Serta menghalalkan tabuh-tabuhan. Juga mereka menggenggap halal di antara mereka dikalangan orang wanita. Merekapun termasuk kufur. Darahnya halal (boleh di bunuh).
6. Golongan “Hubiyah”. Adalah mereka yang beranggapan bahwa, seorang hamba telah mencapai derajat “Mahabbah”, maka dia lepas dari aturan syari’at dan tidak mau menutup aurat.
7. Golongan “Huriyyah”. Sama dengan “Haliyyah”, tapi mereka ada lebihnya, yaitu mengaku bahwa orang dikelas mereka suka bersetubuh dengan bidadari, dan bila mereka sadar, mereka mandi. Inipun golongan yang bohong dan rusak.
8. Golongan “Ibahiyyah”. Adalah golongan yang meninggalkan “amar ma’ruf” dan “nahi mungkar”, menghalalkan yang haram dan membolehkan baergaul dengan wanita.
9. Golongan “Mutakasilah”. Adalah mereka yang tidak mau berusaha (ikhtiar). Pekerjaannya meminta-minta dan mengaku bahwa mereka sudah meninggalkan dunia (pada lahirnya). Pada hal mereka mengejar-ngejar dunia pada batinnya. Merekapun termasuk golongan yang hancur.
10. Golongan “Mutajahillah”. Adalah mereka yang sengaja memakai pakaian orangorang fasik. Allah berfirman :
وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ
Artinya : “Dan janganlah kamu cendrung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu di sentuh api neraka”. (Hud : 113),
Sabda Nabi Saw :
Artinya : “orang yang meniru-niru suatu kaum, maka ia termasuk kedalam kaum tersebut”.
11. Golongan “Wafiqiyyah”. Adalah mereka yang beranggapan bahwa tidak ada yang tahu (mengenal) kepada Allah kecuali Allah. Sehingga mereka meninggalkan upaya mencari ma’rifat. Merekapun hancur karena bodoh.
12. Golongan “Ilhamiyyah”. Adalah mereka yang meninggalkan ilmu, bahkan melarang belajar. Mereka mengikuti para hukama dan mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah penghalang. Sedang sya’ir-sya’ir adalah kur’annya ahli tareqat. Sehingga mereka meninggalkan Al-Qur’an dan mempelajari sya’ir, mengajarkan sya’ir-sya’ir kepada anak-anak mereka dan meninggalkan aurat. Merekapun termasuk golongan yang hancur. Dalam batinnya terdapat kebatilan.

Sumber: Al Syahali Ridho untuk anggota Al Hikam
http://www.facebook.com/home.php?sk=lf#!/?page=1&sk=messages&tid=1213416028805

No comments:

Post a Comment