Assalamu'alaikum.

Assalamu'alaikum
Selamat datang di blog ini. Terimaksih atas kunjungannya sahabat

Semoga dapat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik lagi, amin....
(bagi yang ingin copy and share artikel yang ada dblog ini, silahkan saja, asal cantumkan sumbernya... :)

Saturday, 3 April 2010

Masihkah Hati Kita Membatu?

Hati kita memang perlu sekali-sekali ditampar oleh nasehat yang pedas, agar ia tak lagi membatu. Mungkin itulah sebabnya mengapa kita menjalani kehidupan ini hanya bagaikan robot yang tersenyum dalam kegersangan jiwa. Sungguh itu adalah suatu kehidupan yang menyiksa, sehingga kita perlu cari cara untuk melarikan diri dari penjara itu.

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya persembahkan kepada diri saya pribadi dan kepada saudara/i ku sekalian beberapa nasehat yang luar biasa dari para salaf kita yang sholih : -selamat merenungi diri-

Ketika engaku berbuat maksiat, padahal kau yakin bahwa Allah melihatmu, berarti kau telah berani terhadap Dzat Yang Maha Agung. Karena bodoh, engkau mengira Dia lalai darimu”

“Berhati-hatilah! Jangan sampai engkau mengangap Allah paling remeh dari semua yang bisa memantau dirimu”

Kami sering melihat orang yang mencari Akhirat, lalu dunia pun mereka dapatkan. Tetapi kami tidak pernah melihat seorang pun yang mencari dunia, kemudian ia juga mendapatkan akhirat. (Al-Hasan Al-Bashri)

Abu Abdillah bin Sumaith berkata: “Wahai orang yang terperdaya dengan panjangnya waktu sehat, adakah kaulihat bahwa mati itu tidak sakit sama sekali? Wahai orang yang terlena dengan nikmatnya hidup santai, belum pernahkah kaulihat orang yang dicabut nyawanya, sebelum sempat bersiap-siap?”

Ibnu Al-Jauzi berkata: ”Aku amati apa penyebab masuk neraka, tidak lain adalah perbuatan maksiat, Kuamati perbuatan-perbuatan maksiat ternyata ia muncul dari keinginan mencari kenikmatan. Kuamati kenikmatan-kenikmatan itu, ternyata tidak lebih dari sebuah fatamorgana yang menipu, bukan yang lain. Sementara dampak dari semua itu hanyalah sebuah kepayahan, hingga ia bukan lagi sesuatu yang nikmat”.

Malik bin Dinar mengatakan: “Sesungguhnya jika badan merasa sakit. Maka makan, minum dan istirahat tidak akan bermanfaat baginya. Begitu pula dengan hati yang sudah terjerat rasa cinta dunia. Maka peringatan sudah tidak bermanfaat baginya.”

DARI : RENUNGAN KISAH INSPIRATIF

No comments:

Post a Comment